SABTU, 07 AGUSTUS 2010 | 00:50 WITA | 869 Hits
Share |

Massa Saling Lempar, Kantor KPU Dirusak
MAKASSAR -- Kerusuhan pasca Pemilukada Gowa mulai merembet ke Makassar. Buktinya, dua kelompok massa pendukung calon bupati Gowa terlibat aksi saling lempar di depan kantor KPU Sulsel, Jumat 6 Agustus sore kemarin.

Akibatnya, beberapa kaca kantor dan meja milik KPU Sulsel rusak. Diduga kuat pelakunya adalah massa pendukung Maddusila yang berada di halaman KPU dan masuk ke dalam kantor.

Pantauan di lokasi kejadian, awalnya ratusan pendukung pasanganMaddusila mendatangi kantor KPU Sulsel di Jalan AP Pettarani. Mereka meminta KPU turun langsung memproses kasus dugaan ijazah palsu milik Ichsan Yasin Limpo.

Selain itu, massa meminta pelantikan bupati terpilih ditunda. Selama satu jam, massa melakukan orasi menolak hasil Pemilukada Gowa. Setelah berorasi, dari arah Jalan Sultan Alauddin massa tandingan dari pasangan Ichsan Yasin Limpo-Razak Badjidu (IYL-Baji) dengan jumlah yang lebih besar juga merapat ke KPU.

Namun, massa pendukung dari IYL-Baji hanya berada di sekitar kantor KPU dan mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian dari Polrestabes Makassar dan Polsekta Rappocini.

Melihat hal itu, polisi meminta massa Andi Maddusila Idjo masuk ke dalam halaman KPU Sulsel. Setelah menyampaikan aspirasinya, massa Maddusila meninggalkan KPU. Hal ini memicu kemarahan pendukung Ichsan sehingga melempari pendukung Maddusila.

Ketua KPU Sulsel, Jayadi Nas, menyesalkan aksi anarkis tersebut. Menurutnya, aspirasi bisa disampaikan dengan cara yang positif tidak perlu merusak. "Semuanya kan bisa dibicarakan dengan baik. Kalau sudah begini, siapa mau tanggung jawab. Kantor kami hancur. Silakan aspirasi tetapi jangan lakukan perusakan," kata Jayadi. (ram)

KOMENTAR BERITA "Massa Saling Lempar, Kantor KPU Dirusak "


Redaksi: redaksi@fajar.co.id
Informasi pemasangan iklan
Hubungi Mustafa Kufung di mus@fajar.co.id
Telepon 0411-441441 (ext.1437).