SENIN, 15 NOVEMBER 2010 | 00:27 WITA | 10074 Hits
Share |

Kapolda: Berhentilah Buat Teror
RENTETAN teror yang terjadi di Kabupaten Gowa pasca Pemilukada, membuat gerah aparat kepolisian di daerah ini. Tak terkecuali Kepala Polda Sulsel, Inspektur Jenderal Polisi, Johny Wainal Usman.

Secara tegas, mantan Komandan Satuan Brimob Polda Sulsel ini meminta polisi mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku teror di Gowa. Terutama oknum yang menjadi provokator rusuh mesti ditangkap dan diberi hukuman berat.

"Dalam kasus teror di Gowa ini, sudah kita ungkap beberapa pelakunya. Mereka sudah ditangkap dan ditahan di Polres Gowa. Pokoknya, tidak ada ampun bagi para pelaku rusuh," kata Johny, Minggu, 14 November.

Johny juga meminta kandidat yang kalah supaya bisa menerima kekalahan dengan lapang dada. Para kandidat diharapkan mampu menenangkan massanya, karena jika teror dilanjutkan, yang resah adalah masyarakat.

"Berhentilah membuat teror karena masyarakat sendiri yang menjadi korban. Lupakanlah Pemilukada yang sudah berlalu, dan sebaiknya berpikir bagaimana caranya membangun daerah bersama-sama," harap Johny.

Lebih lanjut Johny mengimbau semua pihak di Kabupaten Gowa supaya secepatnya menenangkan massanya. Tidak malah menjadi provokator menggerakkan massa dalam membuat kerusuhan di daerahnya, karena itu lebih banyak mudaratnya ketimbang untungnya. (ram)

KOMENTAR BERITA "Kapolda: Berhentilah Buat Teror"


Redaksi: redaksi@fajar.co.id
Informasi pemasangan iklan
Hubungi Mustafa Kufung di mus@fajar.co.id
Telepon 0411-441441 (ext.1437).