MINGGU, 16 JANUARI 2011 | 07:15 WITA | 3568 Hits
Lebih Banyak Petugas, Massa Yess Gagal Merapat ke KPU Seribuan Aparat Amankan Rekap
MASSA. Aksi demonstran yang terjadi dalam rekapitulasi hasil pemilihan kepala daerah putaran kedua Kabupaten Toraja Utara.
RANTEPAO -- Aksi demonstrasi massa pendukung pasangan YS Dalipang-Simon Liling (Yess) saat proses rekapitulasi tak mampu mempengaruhi jalannya proses perhitungan suara. Sebaliknya, ratusan pendukung Yess gagal merapat lebih dekat ke KPU yang terletak Jl Ahmad Yani.
Massa yang datang dengan truk hanya bisa berorasi di depan kantor NV Hadji Kalla yang berjarak sekira 40 meter dari kantor KPU. Selain penjagaan ketat dan berlapis, jumlah aparat memang jauh lebih banyak dari pendemo yang hanya mampu mengganggu proses rekap dengan suaranya lewat pengeras suara. Sebenarnya, massa sempat mencoba merapat, namun Kapolres Tator, AKBP Yudi Sinlaeloe bersikukuh tak melepas pendemo maju lebih dekat ke KPU.
Untuk pengamanan rekap tingkat kabupaten ini, aparat keamanan memang turun dalam jumlah besar. Untuk TNI saja, setidaknya ada 2 SSK yang diturunkan. Termasuk dari Kodim 1414 Tator dan Batalion 721. "Total anggota kami 200 orang," kata Dandim 1414 Tator, Letkol AM Suharyadi.
Dari kepolisian sendiri, total 8 SSK yang diturunkan. Itu sudah termasuk dari Brimob Detasemen B1 Parepare dan Detasemen B2 Baebunta. Dengan asumsi 1 SSK mencapai seratus orang, total aparat berbaju cokelat yang turun hingga 800 orang. "Kita menurunkan alat standar kepolisian termasuk pistol air," kata Kapolres AKBP Yudi Sinlaeloe.
Mengenai sampai kapan aparat akan berjaga-jaga, Yudi menjelaskan pihaknya melihat perkembangan saja. "Kalau sudah redah aparat akan kembali," katanya. (amr)
Koordinator Media Center Sobat, DR Sudirnam Numba menjelaskan, mereka bersyukur bahwa prediksi beberapa kalangan bahwa Torut akan lebih parah dari kejadian di Toraja, tak terbukti. Warga kata dia banyak belajar dari kejadian di Toraja.
“Mudah-mudahan semua bisa menerima hasil ini. Pak Syahrul (Gubernur dan Ketua DPD Golkar Sulsel, red) juga berharap secepatnya kandidat bisa melakukan konsolidasi dan bahu membahu membangun Torut. Sementara Ketua KPU, Johanis mengatakan, secara umum proses pemilukada berlangsung aman dan tertib.
“Kami berterima kasih ke aparat keamanan, masyarakat dan pasangan calon karena pemilukada ini berlangsung aman,” katanya.
Kapolres Toraja, AKBP Yudi Sinlaeloe mengatakan, sejak dari TPS hingga rekap di KPU, proses pemilukada berjalan aman. Kalau pun ada riak, menurutnya, itu hanya bagian dari proses demokrasi.
“Keamanan terjaga dan kami berterima kasih pada masyarakat dan kandidat. Kalau soal riak, itu memang pasti muncul karena manusia tidak pernah puas dan KPU juga tidak mungkin memuaskan semuanya. Yang pasti polisi selama ini adil dan tidak memihak," kata Yudi.
Soal kondisi aman juga diakui Dandim 1414 Tator, Letkol AM Suharyadi. "Semua sepakat proses demokrasi berjalan aman dan lancar. "Kejadian lain yang muncul hanya bagian dari demokrasi dan itu sama seperti yang terjadi di daerah lain," katanya. (amr)
KOMENTAR BERITA "Lebih Banyak Petugas, Massa Yess Gagal Merapat ke KPU"
Redaksi: redaksi@fajar.co.id
Informasi pemasangan iklan
Hubungi Mustafa Kufung di mus@fajar.co.id
Telepon 0411-441441 (ext.1437).
|