SELASA, 09 FEBRUARI 2010 | 01:03 WITA | 16342 Hits
Golkar Usung Empat Incumbent DPP Pilih Syahrir di Selayar, Besok Penetapan Pasangan Calon

JAKARTA -- Partai Golkar resmi menetapkan sembilan figur calon bupati (cabup) yang akan diusung dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) di Sulsel 23 Juni mendatang. Dari sembilan figur yang ditetapkan itu, empat di antaranya berstatus incumbent.
Keempat incumbent yang diusung partai berlambang beringin rindang ini adalah Ichsan Yasin Limpo (Gowa), Sukri A Sappewali (Bulukumba), Hatta Marakarma (Luwu Timur), dan Bupati Selayar Syahrir Wahab. Sukri dan Ichsan sudah ditetapkan 4 Februari lalu, sedangkan Hatta dan Syahrir baru diputuskan DPP Golkar Senin 8 Februari kemarin.
Dua daerah lainnya, Pangkep dan Toraja Utara, sampai kemarin belum bisa diputuskan siapa yang akan diusung. Di Pangkep, DPP memutuskan masih akan melakukan survei untuk mencari pengganti Syafrudin Nur yang meninggal dunia. Begitu pula dengan Toraja Utara yang sampai kini tahapan pilkadanya memang belum ditetapkan.
Rampungnya penetapan cabup usungan Golkar di Sulsel, diungkapkan HAM Nurdin Halid, Koordinator Tim Pemenangan Golkar di Wilayah Sulawesi. "Kecuali Pangkep dan Toraja Utara, survei calon bupati usungan Golkar sudah rampung. Kita sisa akan membahas penentuan pasangan masing-masing calon," ungkap Nurdin.
Penentuan sembilan calon kepala daerah usungan Golkar itu diputuskan dalam rapat pleno di Wisma Bakrie Jakarta, Senin 8 Februari. Rapat dipimpin langsung Ketua Umum DPP Golkar Aburizal Bakrie.
Pengurus DPP lainnya yang hadir antara lain pelaksana tugas Sekjen DPP Golkar Syamsul Bachri, Ketua DPP Golkar Theo L Sambuaga, dan tentu saja Nurdin Halid. Sementara dari DPD Sulsel, hadir Wakil Ketua DPD Golkar Sulsel, AM Yagkin Padjalangi.
Ince Belum Bersikap
Keputusan Golkar yang lebih memilih Syahrir Wahab di Selayar, cukup mengejutkan. Maklum, Ketua DPD II Golkar Selayar, Ince Langke, dinilai memiliki kans yang besar untuk memenangi pilkada di daerah kepulauan tersebut.
Dihubungi via telepon malam tadi, Ince Langke menyatakan belum bisa menentukan sikap pasca-penetapan cabup usungan Golkar di Selayar. Dia mengaku masih menunggu informasi resmi dari DPP terkait penetapan tersebut.
Kepada Fajar, anggota DPRD Sulsel itu menyatakan mendapat dua informasi berbeda. Ada info bahwa hasil survei belum rampung. Namun, dia juga mendapat info bahwa DPP memilih Syahrir Wahab di Selayar.
"Saya menunggu informasi resmi dulu. Saya belum bisa bicara banyak sekarang," katanya.
Soal belum rampungnya survei LSI di Selayar itu diakui Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Arfandy Idris. Menurut Arfandy, di Selayar memang masih ada sekira 20 persen yang belum masuk datanya.
Namun, imbuhnya, berdasarkan ekspose LSI di DPP Golkar, meskipun 20 persen itu seluruhnya mendukung Ince Langke, tetap tidak bisa mengejar tingkat elektabilitas Syahrir Wahab. Makanya, DPP lebih memilih Syahrir.
Sebelumnya, Ince Langke sendiri mengaku siap menggandeng Ketua DPD PAN Selayar Abdul Gani sebagai wakilnya. Bahkan sudah ada semacam komitmen dengan Gani.
Selain Selayar, Golkar juga mencalonkan Sekretaris Kabupaten Tana Toraja, Theofilus Allorerung di Toraja. Theofilus menyingkirkan Kapolres Toraja AKBP Victor Datuan Batara, dan Kadis Koperasi dan UKM Sulsel, Nico Biringkanae.
Sama seperti Ince Langke, Victor Batara juga mengaku belum mengetahui persis keputusan Golkar. Tetapi jika partai berlambang pohon beringin itu menetapkan Theo, kapolres Toraja ini tetap menghormatinya.
"Keputusan itu cukup mengejutkan kami. Tetapi di sisi lain, menjadi pemacu untuk bekerja keras dalam memenangkan pilkada di Toraja," kata jubir Victor, Julius Dakka malam tadi.
Victor mengatakan pilkada tidak sekadar mengatur sirkulasi pergantian kepala daerah tetapi juga harus menjadi laboratorium demokrasi yang intinya adalah kedaulatan rakyat.
Sebelumnya DPP Golkar juga sudah menetapkan Idris Syukur di Barru, Syahriwijaya di Maros, Arsyad Kasmar di Luwu Utara, dan Kaswadi Razak di Soppeng. Selengkapnya lihat grafis.
Calon Wabup
Pasangan calon bupati dan wakil bupati dari Partai Golkar yang akan ikut berlaga dalam pilkada di sejumlah daerah di Sulsel akan ditetapkan Rabu, 10 Februari besok. Penetapan DPP Golkar dilakukan menyusul pengkajian DPP terhadap pasangan calon tersebut kemarin.
Koordinator Tim Pemenangan Golkar di Sulawesi, HAM Nurdin Halid mengungkapkan, dalam rapat digelar DPP di Gedung Wisma Bakrie ini, para pengurus pusat membahas calon pasangan yang diajukan kandidat. Masing-masing kandidat yang telah ditetapkan Golkar telah mengajukan tiga nama calon wabup.
"Para kandidat telah menyerahkan tiga nama cawabupnya tadi (kemarin, red). Tugas kami adalah membahas siapa saja di antara ketiga nama ini yang dianggap mampu dan bisa mendampingi kandidat yang kami telah tetapkan," jelas Nurdin malam tadi.
Untuk penetapan siapa cawabup yang akan mendampingi didasarkan sejumlah kriteria. Antara lain mampu memberikan kontribusi suara bagi kandidat cabup.
Selain hal itu, Nurdin mengatakan bahwa pembahasan cawabup ini hanya akan dilakukan selama dua hari, yaitu Senin dan Selasa. Rabu besok, DPP akan mengumumkan siap saja kandidat cawabup yang telah ditetapkan.
"Karena ada banyak daerah yang kami bahas, maka penetapan untuk pasangan ini akan kami lakukan Rabu nanti (besok, red) bersamaan dengan seluruh daerah yang lain," kata Nurdin.
Dengan keputusan ini, DPP telah mengambil alih seluruh proses penetapan cabup dan cawabup dari Golkar. Selain hal itu, ketua PSSI ini menegaskan bahwa dengan penetapan ini, DPP Golkar bertanggung jawab untuk memenangkan pasangan tersebut.
"Tugas kami adalah memenangkan setiap pasangan yang diajukan. Makanya, kami akan mendukung dan berjuang penuh untuk memenangkan mereka dalam pilkada nanti," tandas Nurdin. (sap)
KOMENTAR BERITA "Golkar Usung Empat Incumbent"
Redaksi: redaksi@fajar.co.id
Informasi pemasangan iklan
Hubungi Mustafa Kufung di mus@fajar.co.id
Telepon 0411-441441 (ext.1437).
|